Sensor Lampu Otomatis

Sudahkah Rumah Anda Menggunakan Sensor Lampu Otomatis?

Teknologi diciptakan untuk mempermudah kehidupan manusia. Itulah salah satu penyebab perkembangan teknologi semakin pesat dari tahun ke tahun. Berbagai macam teknologi ditemukan agar ruang gerak manusia semakin mudah. Bahkan bisa kita temui teknologi mulai menyingkirkan manusia secara perlahan. Banyak peralatan yang bekerja secara otomatis tanpa membutuhkan bantuan manusia. Hasil yang diberikan pun tidak mengecewakan. Teknologi mampu bergerak lebih cepatĀ  daripada manusia. Pada bagian proses produksi, teknologi bisa menghasilkan lebih banyak daripada manusia sehingga mampu menghemat pengeluaran.

Penggunaan teknologi yang modern bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh instalasi listrik di rumah, khususnya pada lampu yang dapat menyala secara otomatis. Kita tidak perlu mencari saklar untuk menyalakan lampu. Cukup menggunakan tepukan tangan, suara pemilik rumah, atau sensor gerak dapat membuat lampu menyala secara otomatis.

Jenis Sensor Lampu Otomatis: Gerak dan Cahaya

 

Penggunaan lampu otomatis memang belum ramai di Indonesia. Namun di kota-kota besar seperti pada apartemen, hotel, atau gedung perkantoran mulai menggunakan sistem lampu otomatis. Sistem seperti ini dianggap lebih praktis daripada harus memasang saklar di banyak tempat. Pemasangan sensor otomatis tentu saja melibatkan pihak profesional, seperti kontraktor ME, yang telah berpengalaman dalam instalasi sistem otomatis. Selain dianggap praktis, menggunakan lampu menyala otomatis dapat mengurangi konsumsi listrik dan menghemat biaya pengeluaran listrik. Sebagai contoh ketika kita lupa mematikan lampu ketika keluar rumah seharian, artinya kita mengonsumsi banyak listrik dan biaya akan lebih banyak. Anggap saja hanya satu lampu. Lantas bagaimana kalau kita bekerja keluar masuk banyak ruangan dan lupa mematikannya? Sudah pasti terjadi pemborosan listrik.

Untuk mengatasi hal tersebut, banyak bangunan mulai menggunakan sistem lampu menyala otomatis. Lampu yang digunakan biasanya adalah LED, yang mana lampu tersebut sudah dikenal sebagai lampu hemat listrik. Ada dua jenis sensor lampu otomatis yang mulai banyak digunakan, yaitu :

1. Sakelar sensor gerak

Sakelar ini mampu membaca gerak manusia yang ada di dalam ruangan tersebut. Jadi, selama kita bergerak di dalam ruangan maka lampu akan terus menyala. Sebaliknya di saat tidak ada siapapun, maka lampu akan tetap mati. Salah satu keuntungan menggunakan sakelar sensor gerak adalah meminimalisir terjadinya kejahatan kriminal, seperti pencuri atau perampokan. Pelaku tindakan kriminal tidak mempunyai tempat bersembunyi di dalam ruangan yang gelap selama dia berada di sana. Sensor akan tetap membaca adanya pergerakan sehingga lampu otomatis akan menyala. Selain digunakan pada lampu, sensor ini juga dapat digunakan pada kipas angin.

Baca juga: Tips Mudah Merawat Engsel Pintu Agar Selalu Lancar Saat Digunakan

2. Fitting sensor cahaya

Fitting lampu otomatis yang dimaksud adalah tempat lampu yang sudah dilengkapi dengan sensor. Sensor ini akan bekerja tergantung dengan kepekaan cahaya. Misalnya, lampu akan menyala di saat suasana gelap dan akan mati ketika suasana di sekitar terang atau saat siang hari. Keuntungan menggunakan fitting sensor ini adalah pemasangannya mudah dan tidak memerlukan instalasi listrik yang rumit. Rangkaiannya juga awet serta tahan lama karena menggunakan komponen switching elektronik.

Sakelar sensor gerak maupun fitting sensor cahaya mudah ditemukan secara online atau toko elektronik khusus. Semakin banyak yang menggunakan sistem ini, maka akan semakin banyak pula penjualannya. Sudah saatnya beralih ke era teknologi modern, di mana semuanya mampu bergerak otomatis tanpa memerlukan sentuhan manusia. Penggunaan sensor seperti ini pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemiliknya. Pemasangan dalam jumlah banyak akan lebih baik menggunakan jasa kontraktor profesional, seperti kontraktor ME, untuk menghemat waktu dan tenaga serta menjamin keamanan selama proses instalasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *